Hentikan 5 Kebiasaan Pemborosan BBM


Hal kecil yang menjadi pilihan untuk Anda lakukan setiap hari, mampu mempengaruhi hidup Anda.  Kaitannya dengan hal ini, kebiasaan mengemudi yang asal dan sembarangan akan menguras isi kantong Anda. Setelah setahun Anda baru menyadari berapa besar pemborosan BBM yang telah anda lakukan. Berikut ini 5 kebiasaan buruk yang harus Anda hentikan.

 

Tidak Membuat Rencana Perjalanan

Mengapa harus terjebak kemacetan yang tidak perlu? Kita tahu itu tidak menyenangkan khususnya untuk isi kantong kita. Melewati jalan-jalan kota yang sibuk dengan kecepatan naik turun akan menyebabkan penggunaan BBM yang lebih banyak daripada melaju kencang di jalan tol. Kuncinya adalah rencanakan perjalanan Anda  dan hindari kemacetan. Berkendara lancar ke tujuan membuat Anda dapat lebih hemat uang, sehingga dapat Anda gunakan untuk hal-hal lainnya.

 

Menaikkan kecepatan mobil dengan kasar

Kita semua terburu-buru untuk sampai di tujuan. Mencoba menjadi pembalap F1 tanpa melakukan penambahan kecepatan secara halus dapat membuat kantong Anda bocor. Mobil Anda berada dalam kondisi hemat BBM terbaik saat berada di kecepatan antara 56 km/jam  dan 80 km/jam [1] [2] [3].  Menyalip sebuah mobil yang lambat hanya untuk bertemu lagi di lampu merah berikutnya hanyalah kebahagiaan sesaat yang akan sirna saat Anda melihat besarnya uang yang Anda keluarkan hanya untuk BBM.

 

Membawa Beban Berat

Saat Anda hiking dengan membawa tas ransel seberat 20 kg, Anda akan menggunakan enerji yang lebih dibanding Anda hiking tanpa membawa beban apapun. Sama halnya dengan mobil, beban berat berarti membutuhkan konsumsi BBM yang lebih banyak. Banyak dari kita memiliki kebiasaan meninggalkan barang-barang berat di dalam mobil (sepeda, tongkat golf, dsb) dengan alasan kenyamanan. Bagaimanapun ´kenyamanan´ itu akan menambah beban biaya BBM.

 

Tidak Memeriksa Tekanan Ban
Saat ban kurang tekanan, mesin mobil akan bekerja lebih keras untuk meningkatkan ketahanannya. Pemborosan BBM ini dapat dicegah dengan melakukan pengecekan tekanan ban secara rutin setiap dua minggu sekali. Di kebanyakan mobil, ukuran tekanan ban secara ideal tersedia di tabel dekat dengan kunci di bagian pintu pengemudi.

 

Busi yang Usang

Busi adalah  hal penting untuk menghemat penggunaan BBM kendaraan Anda (tautan ke Artikel: Hentikan 5 Kebiasaan Pemborosan BBM). Busi yang usang tidak dapat menyalakan BBM secara efisien dan dapat menyebabkan peningkatan konsumsi BBM hingga 30% atau bahkan merusak mesin. Pabrik mobil merekomendasikan untuk mengecek busi setiap 30,000 – 60,000 km untuk mencegah pemborosan BBM dalam jangka waktu lama.

 

Memiliki busi yang berfungsi baik adalah kunci utama penghematan BBM. Pastikan untuk mendapatkan busi yang terjamin dan terpercaya untuk menghemat pengunaan BBM. #GetItRight #StartWithBosch